Puisi

Pesona-Mu

Dalam raut jiwaku
Tersirat pesona-Mu
Bagai benderang yang menderu
Tertekun...
Terpukau atas keagung-Mu
Wahai Tuhanku
Jadikanlah aku kekasih-Mu
Bawalah aku ke surga-Mu
Aku begitu rindu akan pesona-Mu

Hasanudin
Penulis lahir di Jakarta. Saat ini masih bersekolah di sebuah SMK.


Ilusi

Instrumen yang ku puja
Ingin luapkan jerit dalam dada
Ku memang bukan pujangga
Ku tak pandai merangkai kata
Tiap nada melantun mesra
Penat yang ku rasa
Kini telah tiada
Coba cipta crita berbeda
Halusinasi yang bernada
Merdu indah dirasa
Smua bersemayam dalam dada.

Apriliani
Pelajar SMKN 1 Purwodadi


Kembali

Tidakkah semua terbekukan oleh waktu?
Jika tak ada kata lagi yang mampu
Memecah misteri.
Tintaku kering
Lisanku kelu
Bersama dengan keringnya hatiku
Dan sebelum matinya hati
Kuhamparkan sajadah
Meneteskan air mata
Menghamburkan sejilid do’a
Untuk kembali pada-Nya.

Widia Ningsih
Santri Pondok Pesantren Darul Istiqomah. Lahir di Blora.

Related product you might see:

Share this product :

Post a comment

 
Support : Sukarno Pressindo | Fatimah Pressindo | Putri Boga
Copyright © 2011. Penerbit Sukarno Pressindo - All Rights Reserved
Template Created by Sukarno Pressindo Published by Fatimah Pressindo
Proudly powered by Sukarno